5 Kebiasaan yang Melemahkan Daya Tahan Tubuh

Beberapa kebiasaan yang terasa lumrah, ternyata bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Bila daya tahan tubuh lemah, Anda pun mudah tertular bakteri, virus, serta kuman penyebab berbagai penyakit.

Yuk, perbaiki kebiasaan sehari-hari agar daya tahan tubuh senantiasa kuat dan terjaga. Ini berbagai kebiasaan buruk yang sebaiknya Anda tinggalkan.

1. Terlalu banyak duduk

Kebiasaan ini memang sulit dihindari, terutama bagi Anda yang bekerja di depan layar komputer sepanjang hari. Tanpa disadari, kebiasaan ini justru dapat memperlambat metabolisme tubuh, sehingga asupan nutrisi menjadi lambat diserap oleh tubuh(1)

Perbaiki dengan: Banyak bergerak. Setiap satu jam, berdirilah dan berjalan-jalan sebentar ke kantin atau ke lobi. Ketika ponsel Anda berbunyi, jawablah panggilan telepon sambil berjalan.Lalu, saat di rumah, gunakan gym ball sebagai tempat duduk alih-alih duduk di sofa. Gerakan-gerakan sederhana ini akan mengaktifkan kembali otot Anda dan meningkatkan metabolisme.

 

2. Pemakaian kosmetik yang kurang tepat

Lipstik, foundationconcealer, dan produk kosmetik lain ternyata tidak sekadar menempel di kulit. Kosmetik akan terserap oleh tubuh, apalagi bila digunakan sepanjang hari. Bukan hanya itu, beberapa produk kosmetik juga mengandung bahan kimiawi yang dapat membahayakan tubuh. Dan, karena sistem kekebalan tubuh tidak terbiasa mengusir komponen tersebut, kandungan buruk itu pun bisa masuk dan melewati pertahanan tubuh(2).

Perbaiki dengan: Memilih produk kosmetik alami. Semakin pendek daftar bahan dalam kosmetik, maka semakin aman produk tersebut bagi tubuh Anda. Selain itu, sebaiknya batasi waktu pemakaian kosmetik. Mengaplikasikan kosmetik untuk jangka waktu lama atau terlalu tebal dapat menimbulkan keluhan, seperti iritasi kulit, pusing, mual, hingga penuaan dini.

 

3. Pola makan yang salah

Menjaga berat badan tetap normal adalah salah satu cara untuk sehat. Namun, membatasi asupan makanan secara ketat demi menurunkan berat badan malah bisa membuat Anda sakit. Kurangnya nutrisi dapat menyebabkan Anda berisiko terhadap infeksi. Melakukan diet ketat dengan membatasi asupan kalori kurang dari 1200 kcal per hari juga bisa menurunkan fungsi kekebalan tubuh.

Perbaiki dengan: Mempraktikkan diet sehat. Konsumsi kalori secara normal sesuai kebutuhan tubuh, yakni 1200 kcal per hari. Pertahankan pola makan besar tiga kali sehari, ditambah 2 kali menyantap camilan. Selain itu, daripada membatasi asupan makanan secara ketat, lebih baik pilih jenis makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Misalnya, menyantap roti gandum, memperbanyak konsumsi air putih, ngemil yoghurt atau buah segar alih-alih keripik, dan lain-lain.

 

4. Tidur sekadarnya

Menurut rekomendasi National Sleep Foundation, orang dewasa (usia 18-64 tahun) membutuhkan waktu tidur sebanyak 7-9 per hari (3). Saat tidur, tubuh memproduksi melatonin, yaitu hormon yang turut berperan dalam menjaga daya tahan tubuh. Jika Anda memotong waktu tidur hingga kurang dari 7 jam per hari, maka produksi melatonin pun turut berkurang. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh tidak dapat membuat sel darah putih yang cukup untuk melawan bakteri dan virus(4).

Perbaiki dengan: Jadikan tidur sebagai prioritas. Usahakan tidur pada jam yang sama setiap hari, dan bila perlu masukkan tidur ke daftar tugas yang harus dikerjakan. Buat kamar senyaman mungkin. Singkirkan pekerjaan dan ponsel dari tempat tidur agar Anda tidak tergoda untuk terus terjaga sepanjang malam.

 

5. Jarang bergaul

Sesibuk apapun Anda, luangkan waktu untuk bergaul. Jarang bergaul dapat membuat Anda kesepian. Selain membuat sedih, rasa kesepian juga ternyata bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Kesepian dapat menurunkan produksi protein antivirus, sehingga mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi (5).

Perbaiki dengan: Rajin menyapa teman-teman Anda. Ajak mereka untuk sesekali bertemu. Di kantor, Anda juga bisa mengajak teman-teman makan siang bersama. Perasaan senang saat bersosialisasi akan meredam rasa kesepian, sehingga kekebalan tubuh dapat meningkat.

 

Selain menghentikan berbagai kebiasaan buruk tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin C dosis tinggi untuk memperkuat daya tahan tubuh. Redoxon adalah suplemen dengan kandungan vitamin C+ zinc yang mampu menjaga tubuh Anda tetap sehat dan daya tahan tubuh tetap kuat.

 

Referensi:

  1. ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3404815/
  2. womenshealthmag.com/health/weak-immune-system/slide/6
  3. sleepfoundation.org/how-sleep-works/how-much-sleep-do-we-really-need/page/0/2
  4. ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18597046
  5. nhs.uk/news/2015/11November/Pages/Loneliness-may-affect-the-immune-system.aspx