Mengusir Flu Menjelang Ramadhan

Sakit flu menjelang Ramadhan memang tidak enak. Jika saja flu yang melanda cukup parah, bisa jadi Anda tidak bisa mengikuti ibadah tarawih atau bahkan menjalani puasa hari pertama. Apalagi kini cuaca tengah tidak menentu, panas terik di waktu siang dan tiba-tiba hujan deras menjelang malam hari, yang membuat udara cenderung lebih dingin.

Perubahan suhu udara ini membuat tubuh harus bekerja keras untuk menyesuaikan diri dengan temperatur yang ada di sekitarnya. Ketika itulah daya tahan tubuh melemah sehingga kita mudah terserang penyakit seperti flu.(1)

Mungkin, Anda sudah mengantisipasi serangan virus pada musim pancaroba. Namun terkadang, meski Anda sudah menjaga kesehatan, tapi tetap saja tertular flu. Entah dari keluarga atau teman. Nah, kalau sampai terserang flu beberapa hari sebelum Ramadhan tiba, maka Anda harus cepat-cepat mengusir penyakitnya. Berikut tips mengusir flu sebelum Ramadhan tiba.

 

Istirahat yang cukup

Saat sakit, dokter akan menyatankan Anda untuk beristirahat. Mengapa begitu? Sebab saat tubuh tidak melakukan kegiatan apapun, energi yang ada akan dikerahkan untuk melawan serangan virus.(2) Jadi, saat flu menyerang, sebaiknya Anda tidak memaksakan diri untuk bekerja atau melakukan kegiatan berat lainnya. Dengan begitu, Anda bisa sembuh lebih cepat dan siap menjalani puasa pada saat hari pertama Ramadhan.

 

Keluarkan cairan dari hidung

Pada lapisan dalam hidung kita terdapat selaput yang mengandung lendir yang dikeluarkan oleh kelenjar. Lendir tersebut terdiri dari air, antibodi dan protein. Keberadaan lendir itu berguna untuk membantu menjaga saluran hidung tetap lembab. Selain itu, lendir juga bertugas untuk mencegah masuknya debu atau benda asing lain dari udara. Saat kita terjangkit virus flu atau bakteri, maka produksi lendir akan meningkat. Akhirnya, hidung kita mengeluarkan ingus atau cairan berlebih.(3) Ketika terlalu banyak obyek asing di area hidung, maka kita akan meresponnya dengan reaksi alami berupa bersin.(4)

Itulah alasan mengapa Anda sering bersin dan mengeluarkan cairan dari hidung saat flu. Namun saat tidak bersin, Anda juga harus sering-sering mengeluarkan cairan ingus tersebut. Caranya dengan menekan salah satu lubang hidung, kemudian mendorong cairan dari lubang hidung lainnya sampai bersih. Dengan begitu, Anda bisa mengeluarkan penyakit sedikit demi sedikit.

Sebaiknya Anda tidak menyedot kembali cairan berlebih tersebut. Kalau Anda menyimpannya di dalam hidung, menariknya sampai ke kepala, maka dahak kuman itu akan terus tertekan sampai ke telinga. Pada akhirnya, kuping Anda akan merasa sakit.(2)

 

Minum air hangat

Saat terserang flu, pembentukan lendir akan bertambah. Hal itu menyebabkan selaput hidung membengkak. Akhirnya, kita sulit bernafas atau bahkan tidak dapat bernafas dari hidung. (5) Minum air hangat akan meredakan hidung yang tersumbat, mencegah dehidrasi, dan meredakan rasa tidak enak yang ditimbulkan selaput yang meradang. Jadi, jika Anda merasa sesak pada malam hari, cobalah membuat teh hangat. Dengan begitu, Anda bisa istirahat dengan lebih tenang.

Anda harus memasukkan banyak cairan ke dalam tubuh selama flu. Tidak semua cairan itu berupa air bening. Anda bisa makan sup atau makanan berkuah lainnya. Cairan akan membantu mengurangi lendir tebal yang terbentuk karena penyakit ini. (6)

 

Mengonsumsi makanan dengan rempah-rempah

Virus influenza juga bisa menyebabkan radang tenggorokan. Saat terinfeksi virus atau bakteri, dinding tenggorokan akan menebal atau membengkak, berwarna kemerahan, dan timbul bintik-bintik putih. Selain itu, batuk dan cairan ingus bisa menyebabkan tenggorokan iritasi. Pada akhirnya, kita merasa tenggorokan sakit dan sulit menelan makanan. (7)

Saat tenggorokan terasa sakit untuk menelan, pasti Anda enggan mengonsumsi makanan. Namun, Anda harus memaksakan diri untuk makan agar cepat sembuh. Makanlah makanan sehat yang bisa mengusir flu dengan segera. Misalnya, sup ayam dengan tambahan lada, bawang putih dan rempah pedas lainnya. Bahan pangan seperti bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sementara jahe akan membantu menghasilkan protein yang disebut interferon yang bisa melawan infeksi. Adapun cabai rawit adalah sumber antioksidan yang membantu mengeluarkan penyakit. (6)

 

Membiasakan mengonsumsi vitamn C

Pada saat sakit flu, Anda baru menyesal karena selama ini lalai menjaga kesehatan dan minum vitamin. Sekarang, ketika badan terasa tidak enak, Anda baru makan makanan bervitamin sebanyak-banyaknya. Padahal, vitamin C tidak bisa serta merta meredakan flu Anda pada hari itu juga.

Menurut penelitian, vitamin C akan membantu mengurangi durasi flu jika Anda mengonsumsinya sebanyak secara rutin setiap hari. Maka, mulai sekarang Anda harus membiasakan diri untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Bila perlu, Anda bisa mengonsumsi satu tablet Redoxon Double Action untuk mendapat asupan vitamin C yang cukup. Redoxon Double Action mengandung 1000 miligram vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas dan meningkatkan perlindungan tubuh dari dalam. Dengan begitu, tubuh Anda akan lebih cepat pulih dari penyakit flu yang menyerang sebelum Ramadhan tiba.(8)

 

Sumber:

  1. http://bidanku.com/waspadai-penyakit-flu-dan-batuk-saat-perubahan-cuaca-musim-pancaroba
  2. http://www.webmd.com/cold-and-flu/12-tips-prevent-colds-flu-1#1
  3. https://health.detik.com/read/2012/07/20/172845/1970907/763/kenali-arti-dan-penyebab-ingus-yang-keluar
  4. http://halosehat.com/penyakit/gejala/penyebab-sering-bersin
  5. http://www.sinarharapan.co/sehat/read/19688/flu-bisa-menyebabkan-sinusitis
  6. http://www.webmd.com/cold-and-flu/flu-guide/home-remedies-for-fast-flu-relief#1
  7. https://health.detik.com/read/2011/02/23/135025/1577154/775/jangan-abaikan-radang-tenggorokan
  8. http://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-guide/vitamin-c-for-common-cold#2