Tetap Sehat dan Nyaman di Perjalanan Mudik

Perjalanan mudik yang ditempuh via darat bisa membuat Anda lelah. Tidak cuma jarak jauh yang jadi penyebabnya, kemacetan membuat perjalanan terasa kian melelahkan. Meski begitu, mudik tetaplah sebuah tradisi yang layak untuk ditempuh. Nah, untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman sampai ke tujuan, coba terapkan beberapa tip berikut ini.

 

1. Pilih jadwal yang nyaman untuk semua
Ya, dalam perjalanan mudik jadwal bisa sangat memengaruhi kondisi jalan. Banyak pemudik memilih melakukan perjalanan di malam hari karena jalanan relatif lebih lengang. Pun saat berpuasa, paparan sinar matahari yang terik bisa dirasakan sebagai tantangan karena membuat Anda lebih haus dan lemas.

Pastikan juga jadwal yang Anda pilih nanti sesuai dengan jadwal 'peserta' mudik, terutama jika Anda membawa anak kecil atau bayi. Akan lebih baik jika perjalanan tersebut disesuaikan dengan jadwal tidur mereka. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir mereka merasa bosan di perjalanan. Bukankah perjalanan akan terasa lebih nyaman tanpa pertanyaan, "sudah sampai, belum?" dari si anak balita?

 

2. Jaga asupan makanan
Apakah Anda melakukan perjalanan dalam kondisi berpuasa? Bila ya, pastikan sahur Anda berisi cukup nutrisi dan cairan untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Untuk mereka yang tidak berpuasa, misalnya anak kecil, sediakan cukup makanan dan minuman di dalam mobil untuk berjaga-jaga bila Anda terjebak dalam kemacetan.

Meski dalam perjalanan, bukan berarti Anda harus menurunkan kualitas makanan yang dikonsumsi. Memang akan lebih memudahkan jika Anda mempersiapkan makanan yang mudah disantap, tapi sebaiknya hindari fast food. Siapkan buah yang mudah dikonsumsi seperti pisang, apel, atau jeruk. Coba juga sediakan makanan yang tahan di perjalanan, misalnya roti lapis, mi, atau nasi. Lengkapi dengan sayuran yang praktis. Misalnya salad dengan dressing terpisah.

Untuk membantu tubuh tetap sehat, konsumsi vitamin C dan zinc dapat menjadi pilihan. Kombinasi keduanya bisa membantu membangun daya tahan tubuh yang penting dimiliki saat Anda menghadapi perjalanan panjang. Jika Anda sulit memenuhi kedua nutrisi tersebut, bila perlu Anda dapat mengonsumsi Redoxon Double Action, usai makan besar.

 

3. Cukup istirahat
Walaupun di perjalanan Anda relatif diam, bukan berarti tubuh Anda cukup istirahat. Justru berdiam diri dalam kendaraan bisa membuat Anda lelah. Tetapkan jadwal istirahat kira-kira tiga sampai empat jam sekali. Berhenti di tempat yang nyaman agar Anda dan keluarga bisa menikmati suasana yang berbeda (tidak melulu di dalam mobil).

Sambil beristirahat Anda dapat meluruskan kaki sehingga peredaran darah kembali lancar. Kalau perlu, lakukan gerakan peregangan untuk beberapa bagian tubuh yang relatif diam selama duduk di dalam mobil, misalnya tangan, punggung, dan kaki. Berjalan-jalanlah sebentar sambil menghirup udara segar.

 

4. Siapkan perjalanan dengan matang
Kunci perjalanan yang nyaman tentu saja bila jalan yang ditempuh juga aman dan lancar. Mengingat arus mudik yang kerap diwarnai kemacetan, agaknya hal ini sulit dicapai. Yang bisa Anda lakukan adalah mempersenjatai diri dengan alat dan fasilitas yang tepat.

Di era digital ini kita beruntung karena banyak aplikasi yang dapat membantu hidup kita. Begitu pun dalam hal perjalanan. Aplikasi travel seperti peta yang bisa memprediksi rute terbaik sangat membantu Anda dalam menentukan rute perjalanan. Lengkapi diri dengan gawai dan aplikasi yang membantu Anda mencari rute terbaik. Jangan lupa membawa mobile charger untuk memastikan semua alat tetap bisa dipakai meski Anda harus berlama-lama di jalan.

Jangan lupa pula memastikan kondisi kendaraan sudah siap menempuh perjalanan jauh. Lakukan servis setidaknya seminggu sebelumnya. Siapkan perlengkapan yang akan membantu Anda saat menghadapi kasus darurat di perjalanan, misalnya dongkrak, senter, ban serep, dll.

 

5. Bersihkan diri
Ketika menempuh perjalanan jauh, bukan tidak mungkin Anda terterpa debu, kotoran, dan polusi. Belum lagi, tubuh pun mengeluarkan keringat yang menyebabkan semua kotoran tersebut semakin lekat di badan. Badan yang kotor berpotensi membuat rasa tidak nyaman. Apalagi untuk si kecil. Kotoran di tubuh ini juga bisa menjadi sarana perpindahan kuman penyebab penyakit.

Sanitasi tubuh tetap penting dijaga selama melakukan perjalanan mudik. Untuk itu lengkapi bawaan Anda dengan alat-alat pembersih tubuh seperti sabun, sikat gigi dan pasta gigi, handuk, atau tisu basah.

 

Selamat menempuh perjalanan mudik dan bertemu dengan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung!