Bagikan di :

6 Tanda Daya Tahan Tubuh Lemah yang Jarang Kita Sadari

Sistem imunitas adalah pertahanan tubuh dalam melawan bakteri dan virus yang dapat hadir di dalam tubuh. Di saat ini, penting sekali memiliki daya tahan tubuh yang baik untuk melawan infeksi. Akan tetapi, kesehatan sistem imunitas bergantung pada pola hidup, seperti makan makanan bergizi dan bervariasi serta rajin olahraga. Gaya hidup yang tidak sehat pun turut mampu melemahkan sistem tersebut. Simak ragam pertanyaan di bawah ini dulu, yuk:
-    Apakah Anda sering mengalami demam atau flu?
-    Apakah Anda mengidap penyakit lain, seperti diabetes?
-    Apakah berat badan Anda proporsional? 
-    Apakah sedang banyak tekanan di kehidupan sehari-hari? 
-    Apakah pola tidur Anda tidak teratur?
-    Apakah Anda perokok aktif?
-    Apakah Anda gemar mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan? 


Jika Anda menjawab “ya” terhadap satu atau lebih dari pertanyaan di atas, ada kemungkinan daya tahan tubuh Anda belum tentu bekerja dengan ideal. Yuk, lihat enam tanda-tanda sistem imunitas yang lemah dan cara meningkatkan daya tahan tubuh Anda.

  • Stres. Anda mungkin pernah merasa tubuh menjadi tidak prima setelah pekerjaan besar atau suatu pengalaman yang membebani pikiran. Hal ini terjadi karena tubuh mengeluarkan hormon stres (kortisol) yang memengaruhi kemampuan kulit melawan bakteri, virus, dan jamur. Stres berkepanjangan juga dapat berdampak buruk pada perkembangan sel sistem imunitas sehingga membuat sel tidak efektif melawan infeksi.
  • Sering jatuh sakit atau kerap mengalami demam maupun flu dapat menjadi tanda sistem imunitas sedang lemah. Ketika mengalami flu, sistem imunitas bekerja keras, membuat suhu badan menjadi panas dan menyebabkan demam untuk melawan infeksi. Tenggorokan dapat sakit karena sel-sel di saluran tersebut menimbulkan peradangan di tubuh untuk menghentikan virus mengganggu tubuh. Jika sering terkena infeksi, sistem imunitas dapat lebih sering menekan tubuh karena terus-menerus memproduksi antibodi.
  • Keletihan dan kelelahan: Apabila Anda kerap merasa lelah walaupun tidak kekurangan istirahat, ini dapat menjadi pertanda sistem imunitas yang lemah. Kualitas tidur yang buruk memengaruhi kemampuan regenerasi kulit yang berdampak buruk pada kemampuan penyembuhan luka dan melawan infeksi.
  • Perubahan drastis pada berat badan: Sistem imunitas juga dapat dipengaruhi oleh berat badan, baik kelebihan atau kekurangan. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan jumlah sel lemak. Peningkatan yang memicu kenaikan produksi senyawa tertentu oleh sel imun yang mampu menyebabkan peradangan dan memengaruhi kemampuan tubuh menyerap nutrisi. Sementara itu, berat badan yang terlalu rendah dapat menandakan kekurangan nutrisi dan daya tahan tubuh yang lemah. Tulang menjadi lebih rentan dan fisik juga mudah lelah. Keduanya tidak baik bagi kesehatan sistem imunitas.
  • Pemulihan luka yang lama. Apabila Anda merasa luka di tubuh membutuhkan pemulihan yang lebih lama, ini bisa jadi tanda sistem imunitas sedang menurun. Alasan pemulihan luka menjadi lama adalah peradangan kronis atau penuaan.
  • Masalah perut: keseimbangan bakteri baik di perut yang buruk dapat membuat sistem imunitas bekerja terlalu keras. Akibatnya dapat timbul diare, sembelit, atau penumpukan gas di perut. Penyebabnya karena jumlah bakteri baik di saluran pencernaan menurun.

Cara meningkatkan daya tahan tubuh

Walaupun merasakan beberapa tanda-tanda daya tahan tubuh yang lemah, Anda tetap dapat menjaga kesehatan sistem ini. Ada sejumlah cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dukung daya tahan tubuh Anda dengan tips sederhana berikut!

  • Rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan untuk terhindar dari jatuh sakit. Hindari menyentuh mata, hidung, dan area mulut dengan tangan yang kotor.
  • Makan makanan bergizi dan bervariasi yang mengandung banyak buah dan sayuran. Keduanya merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik bagi sistem imunitas. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung Vitamin C, Vitamin D, dan Zinc untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.
  • Rajin olahraga dapat mengurangi stres dan meningkatkan sirkulasi di dalam tubuh. Keduanya membantu daya tahan tubuh tetap prima.
  • Istirahat yang cukup. Tidur malam selama 8 jam sehari memiliki efek positif terhadap sistem imunitas.
  • Mengelola stres. Apabila olahraga dan istirahat yang cukup belum cukup mengurangi stres yang dialami, luangkan waktu untuk relaksasi, seperti meditasi atau yoga.

Referensi:

  1.  Andersen CJ, Murphy KE, Fernandez ML, Impact of Obesity and Metabolic Syndrome on Immunity, ADVANCES IN NUTRITION, Volume 7, Issue 1, January 2016, Pages 66–75, https://doi.org/10.3945/an.115.010207
  2. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/advice-for-underweight-adults/
  3. Ellis S, Lin EJ, Tartar D, Immunology of Wound Healing, Current Dermatology Reports 7(6), September 2018
  4. Morey JN, Boggero IA, Scott AB, Segerstrom SC, Current Directions in stress and Human Immune Function, Curr Opin Psychol. 2015 Oct 1; 5: 13–17.
  5. Natelson BH, Haghighi MH, Ponzio NM, Evidence for the Presence of Immune Dysfunction in Chronic Fatigue Syndrome, Clin Diagn Lab Immunol. 2002 Jul; 9(4): 747–752.
  6. How to prevent infections. Harvard Medical School, 2016. (Accessed 10/02/2020, at https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-prevent-infections.)
  7. Gombart AF, Pierre A, Maggini S. A Review of Micronutrients and the Immune System-Working in Harmony to Reduce the Risk of Infection. Nutrients 2020;12.

 


Cara Redoxon®
mendukung sistem
imunitas Anda

 

 

Tubuh Anda dilengkapi dengan sistem pertahanan alami yang kuat. Sistem imunitas memiliki berbagai cara untuk mengatasi ancaman bakteri dan virus. Ada tiga mekanisme pertahanan utama dalam sistem imunitas; perlindungan fisik (kulit dan mukosa atau selaput lendir), perlindungan seluler (sel darah putih, dan antibodi. Ragam nutrisi, seperti vitamin dan mineral memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan dan fungsi jaringan yang kompleks ini.

Di dunia yang serba cepat dan hadirnya makanan cepat saji maupun siap masak, mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah memadai untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral dalam upaya mendukung fungsi tubuh bisa menjadi tantangan tersendiri. Kurangnya vitamin dan mineral dapat berdampak buruk pada sistem imunitas dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Redoxon® hadir dengan rangkaian produk vitamin C yang dirancang untuk mendukung sistem imunitas Anda.

Selengkapnya

 

Redoxon® untuk sistem imunitas yang lebih sehat

Anda perlu menjaga sistem imunitas. Meski tidak terlihat, sistem imunitas bekerja tanpa henti selama 24 jam, setiap hari. Sama seperti tanaman yang membutuhkan air dan sinar matahari, sistem imunitas membutuhkan asupan gizi secara teratur untuk mendukung sistem pertahan tubuh dan memberikan perlindungan optimal bagi tubuh.

Dibarengi dengan gaya hidup sehat, termasuk aktivitas fisik dan nutrisi yang baik, mengonsumsi suplemen seperti Redoxon® akan menjadi fondasi untuk sistem imunitas yang kuat sepanjang tahun.

 

 

 

 

 

Ahlinya vitamin C dengan pengalaman 80 tahun

Di tahun 1934, kami menjadi pelopor suplemen vitamin C pertama di dunia, dan sejak itu terus membantu menjaga sistem pertahanan alami tubuh tetap prima selama lebih dari 80 tahun. Saat ini rangkaian suplemen inovatif kami senantiasa mendukung daya tahan tubuh Anda setiap hari.

 

Memperkuat imunitas tubuh

Ingin memperkuat sistem imunitas? Yuk, telusuri dan cek artikel-artikel tentang cara mendukung sistem imunitas Anda.