Jangan Lewatkan Vitamin Daya Tahan Tubuh untuk Ibu Hamil

Bagikan di :

Jangan Lewatkan Vitamin Daya Tahan Tubuh untuk Ibu Hamil

Memiliki buah hati Anda adalah sebuah anugrah yang luar biasa.  Selama masa kehamilan Anda harus memperhatikan beberapa kondisi khusus yang sering terjadi, seperti mual atau muntah di pagi hari, sakit punggung, bengkak pada kaki dan mudah lelah. Saat seorang sedang wanita hamil kinerja daya tahan tubuh juga menurun, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit (1).

Dengan menurunnya daya tahan tubuh, ibu hamil juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi Covid-19 dengan kemungkinan gejala yang lebih berat apabila sistem imunitas tidak segera ditangani. Selain itu menurunnya sistem kekebalan tubuh selama hamil, maka ibu hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan bayi secara prematur dan risiko lainnya yang lebih serius (2).

Untuk itu penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan asupan nutrisi dalam menjaga daya tahan tubuh, agar terhindar dari berbagai macam risiko penyakit. Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem imun ibu hamil adalah dengan mengonsumsi vitamin C setiap hari.  
 

Daftar Nutrisi dan Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Berikut nutrisi yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh Ibu dan calon bayi:

1. Protein

Tubuh ibu hamil membutuhkan protein bukan hanya untuk sumber energi, tetapi juga untuk perkembangan otak bayi. Anda dapat memperoleh protein dari daging, telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau (3).

2. Vitamin C

Anda dapat memperoleh vitamin C dari berbagai macam buah seperti pepaya dan jeruk. Vitamin C sangat bermanfaat untuk melawan penyakit karena mampu memperkuat sistem imun ibu hamil (4). Dengan sistem imun yang baik ibu hamil dan calon bayi akan terhindar dari berbagai macam penyakit, salah satunya Covid-19.

3. Zinc dan vitamin D

Salama Al Azani, seorang ahli gizi, menyebutkan bahwa ibu hamil perlu mendapatkan Zinc dan vitamin D. Keduanya sangat berperan dalam menjaga daya tahan tubuh (3). Selain baik untuk sistem imun, vitamin D juga berfungsi untuk membantu memperkuat tulang selama masa kehamilan.

4. Vitamin B12

Vitamin B12 adalah vitamin esensial yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Anda dapat memperoleh vitamin B12 dari berbagai jenis makanan seperti daging sapi, ayam, ikan, produk susu dan telur (4).

5. Asam Folat

Asam folat termasuk nutrisi yang diperlukan bagi ibu hamil yang juga dapat membantu memperlancar produksi sel darah merah. Makanan yang kaya akan asam folat di antaranya adalah telur, kacang-kacangan, jeruk dan brokoli (4).

6. Zat Besi

Selama masa kehamilan, volume darah dalam tubuh akan meningkat untuk mengimbangi  kebutuhan nutrisi dan oksigen yang juga bertambah. Zat besi diperlukan untuk memproduksi jumlah darah. Karena itu, kebutuhan ibu hamil akan zat besi juga meningkat. Sumber zat besi yang paling umum termasuk sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, tahu, dan sereal (4).

Selain mendapatkan nutrisi dari makanan, salah satu cara terbaik untuk memperkuat daya tahan tubuh Anda adalah dengan istirahat malam yang cukup dan mengurangi stres, karena kesehatan mental juga memiliki peran besar untuk kesehatan Anda dan calon bayi dalam kandungan (3).

Dampak Kekurangan Vitamin bagi Ibu Hamil

Secara keseluruhan, ibu hamil tetap dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan makan makanan sehat seperti buah, sayuran, dan makanan yang memiliki kadar gula rendah. Makan makanan yang seimbang juga dapat mempercepat pemulihan jika Anda sedang sakit. Namun, apabila ibu hamil kekurangan gizi dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh, maka akan membuatnya menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit (1).

Tidak hanya itu, bahkan menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Copenhagen, kekurangan vitamin C pada ibu hamil dapat menyebabkan masalah yang serius pada otak janin. 

Dijelaskan lebih lanjut, jika ibu hamil kekurangan vitamin C, maka bayi juga berisiko terlahir dengan kondisi memori yang kurang berkembang. Hasilnya, anak akan mengalami masalah ketika belajar (5).

Hal ini tidak boleh diabaikan karena jika Anda telat menyadari hal ini dan kerusakan sudah terjadi pada otak bayi, kondisi tersebut tidak dapat diperbaiki lagi (5). Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan asupan gizinya setiap hari. 
 
Agar terhindar dari resiko terpapar penyakit, ada baiknya apabila ibu hamil mengkonsumsi suplemen makanan yang mengandung vitamin C, vitamin D dan Zinc secara teratur. Karena suplemen makanan sudah diformulasikan secara khusus agar nutrisi harian terpenuhi dengan baik, serta dapat terserap oleh tubuh dengan optimal.
Semoga sehat selalu hingga si Kecil terlahir di dunia.

Referensi:

  1. All About Women MD. Pregnancy, Your Immune System and Getting Sick. Allaboutwomenmd.com. Diakses pada 16 September 2021 dari https://www.allaboutwomenmd.com/knowledge-center/immune-system-and-pregnancy.html
  2. Centers for Disease Control and Prevention. Cdc.gov. Diakses pada 16 September 2021 dari https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/cases-updates/special-populations/pregnancy-data-on-covid-19/what-cdc-is-doing.html 
  3. Mediclinic Middle East. Immunity Boosters for Pregnant Women. Mediclinic.ae. Diakses pada 16 September 2021 dari https://www.mediclinic.ae/en/corporate/health-knowledge/general-health-articles/pregnancy-immunity-boosters.html
  4. Angela Laguipo. Dangers of Vitamin Deficiency During Pregnancy. News-medical.net. Diakses pada 16 September 2021 dari https://www.news-medical.net/health/Dangers-of-Vitamin-Deficiency-During-Pregnancy.aspx
  5. Christine Kearney. Vitamin C Deficiency in Pregnant Women Can Cause Fetal Brain Damage. MedicalNewsToday. Diakses pada 16 September 2021 dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/252946#1