Bagikan di :

Tips Mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT)

Setelah aktivitas sekolah sempat terhenti sekian lama akibat pandemi virus Coron, akhirnya  Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sudah wajib dilaksanakan di daerah dengan level 1, 2 dan 3 PPKM terhitung mulai dari Januari 2022 (1). Setelah menjalani sistem belajar di rumah selama berbulan-bulan, wajar jika Anda sebagai orangtua merasa khawatir untuk mempersiapkan anak kembali beraktivitas di luar rumah. Apalagi, rumah terasa lebih aman dibandingkan dengan keadaan di luar sana di mana akan ada anak-anak lain yang juga datang ke sekolah. Namun, Anda tidak perlu cemas, karena meskipun PTMT sudah mulai diterapkan di berbagai wilayah (1), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, contohnya seperti menjaga protokol kesehatan selama berada di lingkungan sekolah (2). Simak info selengkapnya terkait tips mempersiapkan PTMT di bawah ini.  

Mempersiapkan si Kecil Kembali Ke Sekolah

Kembali ke sekolah setelah sekian lama tentunya akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Selain itu, jangan sampai dengan kembalinya buah hati ke sekolah justru membuatnya terkena paparan virus dari luar. Sebagai orangtua yang baik Anda perlu mempersiapkan anak sebelum berangkat ke sekolah, yaitu dengan:

  1. Menjelaskan tentang perubahan pada kondisi sekolah
    Tips PTMT yang pertama adalah dengan mengantisipasi perubahan apa saja yang terjadi di sekolah. Setelah sekian lama anak Anda melakukan kegiatan sekolah dari rumah, Anda juga perlu menyesuaikan dengan keadaan di lapangan. Pelajari apa saja aturan baru dan protokol kesehatan yang berlaku selama PTMT. Jangan lupa untuk membicarakannya bersama dengan anak (3).
  2. Menanyakan perasaannya
    Tidak semua anak siap kembali ke sekolah. Anak Anda mungkin merasa ragu untuk kembali ke sekolah, apalagi setelah mereka belajar di rumah selama berbulan-bulan. Ajak anak Anda untuk bicara dari hati ke hati. Jika ia terlihat cemas atau takut, tanggapi kekhawatirannya dengan serius. Yakinkan anak tentang protokol kesehatan yang dapat membantu menjaga dirinya serta orang lain agar terhindar dari virus Covid-19 (3).
  3. Tetap tenang
    Ingat, anak-anak cenderung meniru perilaku orang dewasa. Agar Anda sebagai orangtua dapat membantu si Kecil tetap rileks dalam menanggapi situasi ini, Anda juga harus mencontohkan hal yang sama secara langsung. Jangan mengucapkan kalimat yang akan membuatnya semakin khawatir (3).
  4. Tinjau aktivitasnya
    Selama menjalankan PTMT, orangtua juga harus  memperhatikan kegiatannya setiap hari, mulai dari sebelum keberangkatannya sampai ia pulang sekolah. Anda dapat membantu meningkatkan imunitas anak dengan mempersiapkan bekal makanan yang bersih serta bergizi, menjaga pola tidur dan luangkan waktu untuk beraktivitas fisik. Selain itu, dukung kesehatan anak Anda dengan pemberian suplemen vitamin dikhususkan untuk menjaga daya tahan tubuh (3,4).

Vitamin Yang Dibutuhkan Anak Selama PTMT 

Daya tahan tubuh yang optimal diperlukan untuk menjaga kesehatan selama pandemi terutama ketika PTMT sudah berjalan. Vitamin adalah nutrisi yang paling dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat ditemukan dalam makanan seperti buah, sayur dan daging. Namun pada kenyataannya, cukup sulit untuk memenuhi seluruh kebutuhan vitamin untuk anak setiap hari. Inilah sebabnya mengapa dokter anak dapat merekomendasikan suplemen khusus untuk memperkuat daya tahan tubuh setiap hari, seperti vitamin C. Jika anak Anda tidak terbiasa menelan pil vitamin C, cobalah untuk memberikannya jenis vitamin yang dapat dikunyah dan rasanya enak. Sehingga anak merasa senang saat mengonsumsinya dan vitamin ini praktis karena tidak perlu air (5).

Vitamin C sudah terbukti dapat meningkatkan sistem imun karena vitamin ini berperan dalam pembentukan kekebalan tubuh. Misalnya saja, vitamin C mendukung proses produksi sel darah putih yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai serangan infeksi. Vitamin ini juga kaya akan antioksidan yang dapat memperkuat daya tahan tubuh. Selain itu, penelitian juga telah menunjukkan jika dengan rutin mengonsumsi vitamin C dapat membantu seseorang untuk  mempersingkat waktu penyembuhan dari sakit (6).

Agar anak bisa mendapatkan asupan vitamin C yang cukup setiap harinya, pastikan orangtua memberi makan berbagai macam buah dan sayuran berwarna setiap harinya. Anda bisa memberikannya buah stroberi, kiwi, sayur bayam ataupun brokoli (6). Namun, apabila si Kecil sulit diberi makan buah dan sayuran, jangan lupa untuk mengkonsumsi suplemen vitamin C yang mengandung 200mg vitamin C untuk menjaga imun setiap harinya.

CH-20220110-24


Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Referensi:

  1. Rosy Saptoyo. Aturan Lengkap Sekolah Tatap muka yang Berlaku Januari 2022. Kompas. Diakses pada 30 Desember 2021 dari https://www.kompas.com/tren/read/2021/12/30/063000965/aturan-lengkap-sekolah-tatap-muka-yang-berlaku-januari-2022?page=all 
  2. Centers for Disease Control and Prevention. Guidance for COVID-19 Prevention in K-12 Schools. CDC. Diakses pada 30 Desember 2021 dari https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/community/schools-childcare/k-12-guidance.html 
  3. UNICEF. How To Support Child Through Reopening. UNICEF. Diakses pada 30 Desember 2021 dari https://www.unicef.org/coronavirus/support-child-covid-reopening 
  4. NSW Government. Eating at School. NSW Government Australia. Diakses pada 30 Desember 2021 dari https://education.nsw.gov.au/parents-and-carers/going-to-school/preparing/starting-primary-school/health-and-wellbeing/eating-at-school 
  5. Dan Brennan. Vitamin for Kids: Do Healthy Kids Need Supplements? Web MD. Diakses pada 30 Desember 2021 dari https://www.webmd.com/parenting/guide/vitamins-for-kids-do-healthy-kids-need-vitamins#1 
  6. Ryan Raman. 7 Impressive Ways Vitamin C Benefits Your Body. Healthline. Diakses pada 30 Desember 2021 dari https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-benefits


Cara Redoxon®
mendukung sistem
imunitas Anda

 

 

Tubuh Anda dilengkapi dengan sistem pertahanan alami yang kuat. Sistem imunitas tubuh memiliki berbagai cara untuk mengatasi ancaman bakteri dan virus. Ada tiga mekanisme pertahanan utama dalam sistem imunitas tubuh; perlindungan fisik (kulit dan mukosa atau selaput lendir), perlindungan seluler (sel darah putih, dan antibodi. Ragam nutrisi, seperti vitamin dan mineral memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan dan fungsi jaringan yang kompleks ini.

Di dunia yang serba cepat dan hadirnya makanan cepat saji maupun siap masak, mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah memadai untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral dalam upaya mendukung fungsi tubuh bisa menjadi tantangan tersendiri. Kurangnya vitamin dan mineral dapat berdampak buruk pada sistem imunitas dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Redoxon® hadir dengan rangkaian produk vitamin C yang dirancang untuk mendukung sistem imunitas Anda.

Selengkapnya

 

Redoxon® untuk sistem imunitas yang lebih sehat

Anda perlu menjaga sistem imunitas. Meski tidak terlihat, sistem imunitas bekerja tanpa henti selama 24 jam, setiap hari. Sama seperti tanaman yang membutuhkan air dan sinar matahari, sistem imunitas membutuhkan asupan gizi secara teratur untuk mendukung sistem pertahan tubuh dan memberikan perlindungan optimal bagi tubuh.

Dibarengi dengan gaya hidup sehat, termasuk aktivitas fisik dan nutrisi yang baik, mengonsumsi suplemen seperti Redoxon® akan menjadi fondasi untuk sistem imunitas yang kuat sepanjang tahun.

 

 

 

 

 

Ahlinya vitamin C dengan pengalaman 80 tahun

Di tahun 1934, kami menjadi pelopor suplemen vitamin C pertama di dunia, dan sejak itu terus membantu menjaga sistem pertahanan alami tubuh tetap prima selama lebih dari 80 tahun. Saat ini rangkaian suplemen inovatif kami senantiasa mendukung daya tahan tubuh Anda setiap hari.

 

Memperkuat daya tahan tubuh

Ingin memperkuat sistem imunitas? Yuk, telusuri dan cek artikel-artikel tentang cara mendukung sistem imunitas tubuh Anda.