Cegah Flu Saat Musim Hujan

Musim hujan telah tiba. Saatnya virus flu asyik berpesta. Karena saat matahari tertutup awan, sinarnya tak cukup untuk mematikan virus flu yang beterbangan di udara atau menempel di permukaan berbagai benda.

Hal tersebut diperparah lagi dengan daya tahan tubuh yang cenderung menurun saat musim hujan. Selain karena udara yang lembap, kita juga kekurangan sinar matahari yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Itu semua membuat Anda rentan terkena flu saat memasuki musim hujan. Tapi jangan khawatir, Anda tetap bisa bertahan dari serangan virus flu dengan menghindari sumber penularan dan memperkuat pertahanan tubuh.

 

Tempat favorit virus flu

Virus flu terdapat dalam jumlah jutaan pada setitik percikan air liur yang keluar dari hidung dan mulut. Ketika bersin, percikan air liur tersebut bisa menyebar hingga satu meter. Mereka beterbangan di udara selama beberapa saat sebelum mendarat di permukaan benda. Di sana, virus tersebut bisa bertahan hidup hingga 24 jam.

Setiap orang yang menghirup percikan air liur yang mengandung virus flu tersebut kemungkinan besar bisa terserang flu. Anda juga bisa terjangkit virus ketika memegang permukaan yang tercemar virus flu, lalu menyentuh hidung atau mulut(1).

Itulah sebabnya penyebaran virus flu banyak terjadi di tempat-tempat umum, seperti kendaraan umum, supermarket, toilet umum, terminal, atau stasiun. Virus tersebut bisa menempel pada pegangan trolly belanja, handle pintu, tempat pegangan tangan di bus atau kereta komuter, dan juga uang.

Umumnya gejala flu seperti, demam, badan lemas dan lelah, sakit kepala dan seluruh badan, serta batuk kering terjadi selama 3-4 hari hingga seminggu, tergantung daya tahan tubuh seseorang. Agar flu tak bertambah parah dan cepat pergi, kuatkan daya tahan tubuh Anda. Karena sel-sel imun adalah pasukan tubuh yang bisa menumpas virus flu.

 

Cara mudah meningkatkan daya tahan tubuh

Penularan virus flu dapat dicegah dengan menjaga kebersihan. Biasakan selalu cuci tangan menggunakan sabun setelah memegang sesuatu di tempat umum (1). Biasanya virus flu bisa mati bila terkena sabun. Jangan lupa menutup mulut dan hidung dengan tisu atau sapu tangan ketika Anda bersin atau batuk. Langsung buang tisu tersebut ke tempat sampah.

Langkah yang juga harus Anda ambil adalah pergi ke supermarket dan belanja bahan-bahan makanan kaya nutrisi yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Beberapa bahan makanan yang bisa membantu Anda menumpas virus flu adalah:

1. Kerang

Moluska yang lembut ketika dikunyah ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh karena kaya akan vitamin C dan vitamin E, juga berbagai mineral seperti, zinc, iron, mangaan, dan selenium. Semua bahan tersebut memiliki daya antioksidan dan anti-peradangan yang bisa mempertahankan tubuh dari serangan virus flu (2).

2. Edamame

Inilah camilan favorit yang biasa ada di restoran Jepang. Untungnya, edamame sekarang banyak dijual dalam kemasan beku atau segar di supermarket besar. Anda tinggal merebusnya. Setengah mangkuk kecil camilan ini sudah mampu mencukupi 10% kebutuhan vitamin C dan vitamin A harian Anda (3). Kedua vitamin ini terkenal atas daya antioksidannya. Sebuah studi di Chinese University, Hongkong, menyatakan bahwa protein kedelai dalam edamame mengandung isoflavon yang bisa mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) (4).

3. Jamur shiitake

Sejak lebih dari 6.000 tahun lalu, jamur shiitake sudah digunakan sebagai obat dalam pengobatan tradisional Cina. Shiitake adalah lambang umur panjang karena memiliki banyak bahan yang bisa meningkatkan kesehatan. Salah satu manfaat shiitake yang telah banyak didokumentasikan adalah kegunaannya dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh. Komponen dalam shiitake yang paling bisa diandalkan dalam meningkatkan kekebalan tubuh adalah polisakarida. Polisakarida inilah yang mengurangi peradangan, produksi racun, dan stres berlebihan (5).

4. Pepaya

Buah murah yang tak kenal musim ini kaya akan vitamin C yang merupakan antioksidan kuat. Kholin dalam pepaya juga bertindak sebagai anti-peradangan. Kholin juga bisa membantu Anda tidur lebih nyenyak sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga (6).

5. Bawang putih

Inilah bumbu yang hampir ada di setiap masakan Indonesia. Semangkuk sup sayur yang berisi banyak bawang putih paling pas disantap saat musim hujan. Kuah sup mampu menghangatkan tubuh, kandungan allium sativum dari bawang putih bisa menjadi antivirus dan antibakteri (7).

 

Bila Anda merasa tak cukup mendapatkan vitamin dan mineral untuk menjaga kesehatan tubuh dari makanan sehari-hari, tak ada salahnya membentengi tubuh dengan mengonsumsi suplemen. Redoxon Double Action yang mengandung vitamin C + Zinc bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjaga daya tubuh tetap kuat dalam menghadapi musim hujan.

 

Referensi:

  1. https://www.cdc.gov/flu/about/disease/spread.htm
  2. https://www.organicfacts.net/health-benefits/animal-product/oysters.html
  3. http://www.webmd.com/diet/features/the-secret-of-edamame#1
  4. http://www.veganhealth.org/articles/soy_wth
  5. http://www.whfoods.com/genpage.php?dbid=122&tname=foodspice
  6. http://www.medicalnewstoday.com/articles/275517.php
  7. http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-300-garlic.aspx?activeingredientid=300