6 Faktor Utama Pengganggu Daya Tahan Tubuh

Mungkin selama ini Anda belum sadar, bahwa beberapa hal yang menjadi bagian hidup Anda sehari-hari bisa menjadi penyebab menurunnya daya tahan tubuh. Mungkin hal-hal tersebut tak terlalu Anda hiraukan, hingga sedikit demi sedikit menggerogoti kesehatan Anda. Itulah sebabnya Anda perlu tahu hal apa saja yang bisa mengganggu daya tahan tubuh tersebut. Bukan hanya satu atau dua, tapi enam hal yang harus Anda waspadai. Setelah mengetahuinya, perkuat daya tahan tubuh untuk mengatasinya.

 

Pengganggu daya tahan tubuh

Inilah enam hal yang perlu Anda waspadai, yang bisa menggerogoti daya tahan tubuh Anda.

1. Stres

Sesekali stres adalah hal yang wajar. Sesungguhnya stres bisa membantu Anda bekerja lebih baik saat tertekan, memotivasi Anda untuk melakukan yang terbaik, bahkan menjaga Anda selamat dari situasi berbahaya. Namun stres yang terus-menerus dan berulang kali bisa mengakibatkan masalah kesehatan serius. Stres kronis bahkan dapat mengganggu hampir setiap sistem dalam tubuh. Ia bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh, mengganggu sistem pencernaan dan reproduksi, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, serta mempercepat proses penuaan. Membuat Anda rentan terkena masalah fisik dan mental (1).

2. Perjalanan panjang

Lama berada di angkutan umum memperbesar risiko terjangkit bakteri dan virus. Apalagi bila kondisi angkutan umum sangat padat sehingga Anda harus berhimpitan dengan banyak orang. Risiko yang sama terjadi ketika Anda berada dalam pesawat udara, karena sirkulasi udara dalam penerbangan yang tertutup (2).

3. Penuaan dini

Bahkan orang yang sangat bugar pun tak bisa berkelit dari proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, fisik Anda juga mulai menurun. Membuat Anda rentan terhadap penyakit (3).

4. Perubahan musim

Untungnya, Indonesia hanya mengenal dua musim, yaitu hujan dan kemarau. Namun pergantian musim, terutama dari kemarau ke hujan akan membuat virus berkembang pesat dan mudah menyebar (4). Karena itu, daya tahan tubuh harus diperkuat.

5. Polusi udara

Di dalam mau pun luar ruangan, Anda rentan terkena polusi udara. Polutan tersebut bisa dari emisi gas buang kendaraan, asap pabrik, cat dinding, pelapis perabotan, hingga kompor di rumah. Makin lama polutan makin banyak dan menumpuk. Itulah sebabnya Anda juga jangan mau kalah, pertinggi kekebalan tubuh Anda.

6. Kekurangan nutrisi

Bukan hanya orang kurus yang kekurangan nutrisi, orang yang bertubuh gemuk pun bisa jadi kekurangan nutrisi. Ini karena pola makan atau diet yang tidak sehat, kurang mengonsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral. Sebaliknya, banyak mengonsumsi makanan berlemak dan manis.

 

Gabungkan vitamin dan mineral

Tubuh sangat memerlukan vitamin, tentu Anda sudah tahu. Vitamin yang disebut-sebut memiliki peran besar dalam menjaga kekebalan tubuh adalah vitamin C. Vitamin C memang terkenal memiliki daya antioksidan tinggi. Ia bisa menjaga kerusakan sel dari akibat radikal bebas. Vitamin C juga memiliki kontribusi mencegah penuaan dini. Sehari-hari, vitamin C menjaga jaringan tubuh tetap sehat dan membantu penyerapan zat besi.

Selain vitamin, tubuh juga membutuhkan mineral agar bisa bekerja dengan optimal. Salah satu mineral yang penting adalah zinc. Zinc ditemukan dalam tubuh manusia, terutama di tulang, otot, prostat (pada pria), dan retina. Selain itu, zinc bertindak sebagai komponen vital dalam produksi enzim. Ia juga bisa mempercepat penyembuhan luka, dan memiliki peran penting dalam sistem kekebalan dan reproduksi.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar bisa melawan enam faktor pengganggu tubuh tadi, gabungkan kekuatan vitamin C dan zinc. Penelitian yang termuat di dalam The Journal of International Medical Research tahun 2012 menyebutkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung 1.000 mg vitamin C bersama dengan 10 mg zinc secara signifikan lebih efisien dibanding placebo dalam mengurangi rhinorrhea (pilek) selama 5 hari perawatan (5). Lebih jauh lagi, gejala lain juga hilang lebih cepat dan suplemen tersebut bisa ditoleransi tubuh.

Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dan zinc dari makanan sehari-hari. Beberapa makanan yang kaya vitamin C antara lain cabai, paprika, pepaya, jambu batu, nanas, jeruk. Sedangkan zinc bisa Anda dapatkan dengan menyantap daging, kerang, makanan laut, telur, dan tahu (6).

Namun bila Anda takut tak bisa mencukupi kebutuhan vitamin C dan zinc dari makanan, konsumsi suplemen yang mengandung vitamin C plus zinc, seperti Redoxon Double Action vitamin C+Zinc jika memang diperlukan. Dalam setiap tablet terkandung 1.000 mg vitamin C dan 10 mg Zinc. Pastikan asupan vitamin C dan zinc cukup sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga.

 

Referensi:

  1. https://www.helpguide.org/articles/stress/stress-symptoms-causes-and-effects.htm
  2. http://www.bbc.com/news/health-26190236
  3. https://www.nia.nih.gov/health/publication/aging-under-microscope/what-aging
  4. http://www.livescience.com/8639-change-seasons-affects-animals-humans.html
  5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22429343
  6. http://www.dailymail.co.uk/health/article-80228/Zinc-vitamin-C--immune-system.html